04 Nov 2011 | WCC Sinceritas

WCC Sinceritas

Published by: adminpesada

WCC SINCERITAS – PESADA

Sejarah Sinceritas dalam PESADA

  • Perkosaan terhadap anak perempuan dengan penyelesaian Adat (akhir ‘90an).

  • Pembunuhan isteri oleh keluarga besar suami (awal 2000an)

  • Advokasi Perempuan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan/KTP (2000)

  • PUSYAPER /Pusat Pelayanan Perempuan (25 Nov. 2001)

  • WCC Sinceritas & Rumah Aman Perempuan (September 2004)

 

 Jenis Pelayanan

  • Fasilitasi pemeriksaan kesehatan (fisik,kespro & psikis)

  • “Konseling” untuk penguatan psikologis secara intensif

  • Pendampingan hukum

  • Rumah Aman sementara/shelter

  • Penguatan ekonomi

  • Fasilitasi pendidikan

  • Penguatan korban/penyintas

 

Pelayanan Kesehatan untuk Korban

Fisik (termasuk reproduksi) & Psikis, mis:

  • Luka, memar, patah, retak (surat keterangan –visum)

  • Konsultasi KB, penyakit – penyakit khas perempuan, USG, Organ Reproduksi (Rujukan : Puskesmas, Bidan, RS, Ahli kandungan)

  • Pemeriksaan,Konsultasi Kejiwaan, (Rujukan : Psikolog, psikiater)

 

Konseling

Tujuan konseling

  • Tersedia ruang bagi korban bercerita secara bebas dan rahasia tentang permasalahan, perasaan & pikiran hingga merasa nyaman, aman.

  • Memperoleh penguatan kejiwaan

  • Membantu korban memecahkan masalah.

  • Membantu korban menghadapi masalah, pelaku & lingkungan.

 

Pendampingan Hukum

  • Konsultasi hukum (informasi hak-hak perempuan dan Anak Perempuan, pasal-pasal yang melindungi perempuan mis: UU PKDRT, UU PA, KUHP dan Perdata, proses hukum).

  • Mendampingi korban ke instansi  terkait (BAP, mendampingi saksi, konfrontir  di kepolisian ; pengecekan berkas,tuntutan  di Kejaksaan; Pendampingan sidang, monitor vonis, banding, kasasi, monitoring pelaksanaan  putusan, penyediaan pengacara di pengadilan ).

  • Membuat surat desakan, somasi ke pelaku , lobby, tuntutan dan vonis maksimal, diskusi-diskusi dalam penerapkan pasal yang sesuai dengan perbuatan pelaku, dsbnya.

  • Membantu membuat surat gugatan,replik,duplik untuk kasus – kasus perdata.

 

Rumah Aman Sementara :

  • Penyediaan tempat sementara bagi perempuan korban ( keamanan dari ancaman, agar tenang berpikir, bersifat rahasia)

  • Peraturan/SOP untuk korban yang tinggal di shelter (mis : maks tinggal 2 minggu, tidak boleh keluar masuk, penerimaan tamu, dll.)

 

Pendampingan Ekonomi :

  • Mengupayakan masuk ke kelompok CU/Pra CU/KELPUM

  • Memberikan motivasi usaha dan pendidikan sederhana memulai usaha

  • Mengupayakan kredit mikro

  • Khusus Korban traficking : kerjasama dengan lembaga lain (reintegrasi/kembali ke keluarga dan pengembangan usaha / permodalan)

 

Penguatan Korban/Penyintas

  • Mengupayakan korban terlibat dalam kursus – kursus KPG, pemahaman UU

  • Mengikutsertakan dalam kegiatan – kegiatan lokakarya, diskusi

  • Mengikutsertakan dalam kegiatan jaringan/gerakan perempuan

  • Ikut serta dalam kegiatan advokasi (aksi damai, rally)

 

Sinceritas 2012.

 

 


Diskusi berseri dengan siswa-siswi perwakilan SLTA Kab. Dairi,
dengan topik  HIV AIDS dan Kesehatan Reproduksi di PUSDIPRA Sidikalang.

 

 

 

Audiensi ke Kantor Kejaksaan Negeri Sidikalang
diskusi penanganan kasus dampingan WCC Sinceritas.